Lima Sekawan – Menyergap Penyelundup Mutiara


“Delapan ratus!… Tiga kali!” – Tok tok tok! Juru lelang mengetukkan palu untuk ketiga kalinya, dan kursi sandar itu pun sah terjual.

Bibi Fanny baru saja membeli kursi sandar dan meja tulis antik di pelelangan. Seorang laki – laki ikut menawar kursi itu dan ingin membelinya kembali dari Bibi Fanny dengan harga yang lebih tinggi. Kelihatannya dia berminat sekali, sehingga keesokan harinya ia mengulangi lagi tawarannya. “Aneh,” pikir Lima Sekawan. Ternyata Lima Sekawan menemukan kalung mutiara yang sangat indah, yang disembunyikan di celah antara sandaran dan tempat duduk kursi sandar itu. Dari surat yang ditemukan oleh Lima Sekawan di laci rahasia meja tulis antik, diketahui bahwa ahli waris kalung itu adalah Elise Cassain.

Tetapi laki – laki yang telah mencoba membeli kembali kursi itu dari Bibi Fanny ternyata juga menginginkan kalung mutiara itu, dan berusaha mendapatkannya dengan berbagai cara. Lima Sekawan pasti tidak tinggal diam – mereka akan berbuat apa saja untuk menggagalkan niat laki – laki itu, dan menyerahkan kalung itu pada ahli warisnya yang sah.

Download

About these ads

4 Tanggapan to “Lima Sekawan – Menyergap Penyelundup Mutiara”

  1. widya Says:

    lima sekawan ada berapa seri sih? beda ya sama yang 21 seri versi cetak ulang itu ya?

  2. Lima Sekawan « Ayo-membaca Says:

    [...] Televisi 25.  Di Kota Hantu 26.  Patung Dewa Aneh 27. Di Goa Kelelawar 28.  Melacak Topeng Hitam 29.  Menyergap Penyelundup Mutiara 30.  Harta Karung Di Galiung Kencana 31.  Warisan Sang [...]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 398 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: