Serial Dewi Ular : Parit Kematian – Tara Zagita


parit kematian

Kumala Dewi kebingungan, karena kekasihnya benar-benar mengalami kehamilan. Jika dibiarkan Iebih lama lagi, maka Rayo Paska yang ganteng dan jantan itu akan melahirkan bayi yang dikandungnya. Tidak ada yang bisa membuang kehamilan Rayo kecuali Dewa Jenaka. Tapi di mana Dewa Jenaka itu sekarang berada? Tidak ada yang tahu.

Kumala harus menyelesaikan urusan dengan pihak kahyangan. Ia terpaksa berangkat sendiri memasuki perbatasan kahyangan, dengan harapan, jika undangan dari kahyangan sudah dipenuhi maka kehamilan Rayo akan hilang.

Ternyata Kumala hanya bisa sampai di perbatasan wilayah kahyangan, yang dikenal dengan daerah Parit Kematian. Parit itu sebenarnya Iebih menyerupai jurang yang mengandung gas mematikan.Dewa Ardhitaka datang ke tepi Parit Kematian. Ia telah ditunjuk oleh Dewa Perang untuk menjemput Kumala Dewi yang akan dinobatkan sebagai Senopati Perang Kahyangan. Jika tak berhasil membawa Kumala, maka Dewa Ardhitaka akan dijatuhi hukuman mati.

Dan, ternyata pertemuannya dengan Kumala Dewi di tepi Parit Kematian itu menghasilkan sesuatu keputusan telak, bahwa Kumala menolak penobatan dirinya sebagai Senopati Perang. Termasuk menolak dipertemukan dengan Dewa Nathalaga.

Dewa Ardhitaka pun terancam hukuman mati. Dapatkah ia lolos dari hukuman tersebut?

Download

Drive          Ziddu

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: