Ketika Ruhku Hanya Kuasa Memandang Orang-Orang Tercinta…



Wahai saudara-saudaraku seiman, pernahkah engkau membayangkan apa gernagan yang dilakukan ruhmu kala malaikat Izrail sang pencabut nyawa mulai membetot nyawa dari tubuhmu ? Ruh pun mulai diangkat dari ujung kaki, sementar  mata, hati, dan pikiran kita masih mampu merasakan atau menyaksikan kehadiran orang-orang tercinta disekitar tubuh lemah kita. Hingga ruh menjalar pasti ke tenggorokan, lalu lepas sempurna, maka sempurna jugalah ruh kita hengkang dari rumah tercinta, dari orng-orang tercinta yang menangis menjerit-jerit penuh duka lara, bahkan dari jasadnya sendiri yang kini mulai kaku, yang didiaminya selama ini.

Bayangkanlah, saudara-saudaraku, ketika ruhmu tak lagi mampu berbbuat apa-apa, ketika segala jenis ego, ambisi, hasrat, cintam keinginan, rencana, dll kandas oleh terputusnya denyut ruh di dalam tubuhmu, kecuali ruhmu hanya kuasa memandang orang-orang tercinta di kejauhan sana….

Ruh laksana lampu. Jika ia hidup, ia dapat memancarkan cahaya. Jika ia mati, maka pudar jugalah cahayanya. Jika ruh masih bersemayam di dalam tubuh, maka kita masih tetap hidup. Bisa tersenyum, tertawa, menangis, berpikir, berencana, berkeluarga, dan sebagainya. Jika ia lepas, kira pun mati.  Muncullah pertanyaan, kemanakah gerangan ruh kita setelah kita mati ?

Ketahuilah, saudara-saudaraku, bahwa ruh lah yang kelak akan diminta pertanggungjawaban di hari kiamat. Ruh yang akan menjalani siksa kubur atau azab neraka jika perilaku kita dibenci oleh Allah. Ruh pulalah yang akan mengcap kemikmatan pesona kubur dan anugerah indah surga jika kelakuan kita selama hidup di dunia diridhai oleh Allah. Ruh yang akan merasakan pahit manis, pedih-indah, luka-bahagia, secara abadi kelak dihadapan Allah. Maka untung celakanya ruh sangat bergantung pada tingkah laku kita sendiri selama hidup di dunia ini.

Buku ini menyajikan renungan jiwa akan kemahanisbian diri, ego, pikiran, obsesi, ambisi, harta, keluarga, dan segala ikhwal material lainnya. Maka jangan berhalakan mereka, selamatkan ruhmu tercinta dengan sebaik-baiknya, mumpung msih hidup …..

Download       Skydrive

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: