SH Mintardja – Tembang Tantangan


Cerita dengan setting Kerajaan Mataram, menampilkan sebuah padepokan yang dipimpin oleh Ki Margawasana yang menghasilkan murid-murid yang  mumpuni dalam olah kanuragan untuk didharma baktikan di jalan kebenaran.

Namun karena merasa usia yang sudah lanjut pada akhirnya Ki Margawasana menyerahkan tampuk pimpinan padepokan pada murid yang tertua yang bernama Ki Mina, yang setelah menerima tampuk kepemimpinan padepokan diberi nama oleh gurunya Ki Margawasana dengan nama baru Ki Udayana demikian pula dengan padepokan berganti nama menjadi Padepokan Udayana. Setelah menyerahkan pimpinan padepokan kepada muridnya tertua, Ki Margawasana pun memutuskan untuk meninggalkan padepokannya dan pergi menyepi, mendekatkan diri dengan Yang Maha Agung. Dalam hening Ki Margawasana akan dapat melihat lebih tajam lagi ke dirinya sendiri serta lingkungannya.

Padepokan yang dipimpin oleh Ki Udayana mulai menerima murid baru baik cantrik maupun mentrik walaupun tidak banyak dan melalui seleksi yang sangat ketat. Sewaktu padepokan dipimpin oleh Ki Margawasana, tidak menerima murid baru, dan murid bungsu Ki Margawasana adalah seorang muda bernama Wikan.
Wikan merupakan tokoh muda dalam cerita ini, mengawini seorang janda kembang bernama Tanjung yang mempunyai anak angkat/anak temon yang mempunyai keanehan luar biasa dibanding anak-anak seusianya, yang suara tangisnya dapat menggetarkan dada orang berilmu kanuragan sekalipun, oleh karenanya bayi yang oleh ibunya tanjung diberi nama Tatag menjadi rebutan tokoh-tokoh persilatan dengan berbagai kepentingannya.

Wikan, walaupun adalah murid bungsu Ki Margawasana, namun karena bakatnya mempunyai kemampuan kanuragan yang lebih tinggi dari kakak-kakak seperguruannya, dan bersama-sama Ki Udayana telah tuntas menjalani laku ilmu pamungkas dari Ki Margawasana. Bahkan kemampuan kanuragannya melebihi gurunya sendiri karena kemudaannya.

Download     Download2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: